Digital vs. Conventional Marketing
digital agency indonesia

Berdasarkan prosesnya, marketing dibagi menjadi dua bagian yaitu:
1. Conventional Marketing, kegiatan marketing yang sudah dilakukan sejak zaman dahulu untuk memasarkan produk atau jasa.
Contohnya:
- telemarketing atau menghubungi secara langsung target market kita melalui telepon. Jika kita menjual kebutuhan kantor (seperti atk, kertas, cetak nota, dll.), maka kita akan menghubungi kantor-kantor. Ketika diterima oleh resepsionis atau operator, biasanya kita minta dihubungkan dengan bagian umum atau GA. Kadang berhasil, tetapi sering juga terjadi penolakan.
- Menyebarkan brosur. Contohnya spg di pameran handphone yang membagikan brosur kepada para pengunjung. Kadang berhasil dimana ada yang tertarik untuk melihat produknya dan akhirnya beli, tetapi sering juga akhirnya brosur-brosur tersebut hanya menjadi sampah atau dibuang.

2. Digital Marketing, kegiatan marketing yang menggunakan media digital untuk mencapai target market mereka.
Ada berbagai macam istilah yang kadang membuat bingung: digital marketing, online marketing, internet marketing, social media marketing, mobile marketing. Digital marketing pada dasarnya adalah bentuk umum online marketing atau internet marketing. Karena tidak semua digital marketing harus menggunakan media internet. Sebagai contoh, tv-ads termasuk digital marketing. eBook format pdf mengenai sejarah perusahaan bisa dibaca tanpa koneksi internet. Banyak sekali digital marketing channel yang bisa kita gunakan untuk kegiatan marketing dan ini akan kita bahas nanti.


Dengan adanya pembagian marketing menjadi conventional marketing dan digital marketing, muncul perdebatan “mana yang lebih unggul” “apakah kita cukup melakukan conventional marketing saja atau digital marketing saja” “apakah digital marketing akan memberikan efek negative kepada para marketer yang biasa atau ahli dalam conventional marketing” Pada prinsipnya, baik conventional marketing maupun digital marketing dapat berjalan sendiri. Ada banyak contoh bisnis yang hanya melakukan conventional marketing dan bisa berjalan dengan mulus bahkan hingga beberapa tahun mendatang. Ada pebisnis yang menggantungkan kegiatan bisnisnya hanya di digital marketing dan bisa bertahan. Idealnya, conventional marketing dijalankan bersama-sama dengan digital marketing sesuai dengan kemampuan atau kapasitas perusahaan untuk mencapai hasil marketing yang maksimal. Jika kita membahas toko komputer online, yang biasanya yang muncul adalah bhinneka.com Walaupun sudah menjadi top of mind untuk toko komputer online, bhinneka.com masih membuka toko offline yang bukan hanya berfungsi sebagai gudang tetapi lengkap dengan showroom dan staf penjualan di tempat dan bahkan bhinneka.com mempunyai beberapa cabang toko offline. Contoh lainnya, microsoft Indonesia. Walaupun produk mereka adalah produk digital, tetapi microsoft indonesia tetap menerapkan sistem distrubusi yang kuat di toko komputer di (misalnya) mangga dua. Mereka tidak menerapkan sistem distribusi dengan cara pembeli download programnya dan kode aktivasi dikirimkan melalui email. Contoh lain kerja sama yang baik antara conventional marketing dan digital marketing, walaupun perusahaan kita muncul di search engine google dan banyak calon pembeli yang tertarik, tetapi jika tidak memberikan customer service yang baik, entah itu follow-up marketing melalui telepon atau melakukan kunjungan presentasi ke klien atau conventional marketing yang lain, bisa jadi digital marketing yang berhasil menjadi sia-sia.


Sebagai bagian dari marketing, digital marketing juga mempunyai dua tujuan yaitu branding atau yang biasa disebut soft-selling dan jualan atau hard-selling. Sudah menjadi hal biasa jika skema pembayaran iklan di website (bahkan sekelas google search engine) tidak hanya “anda bayar jika iklan anda di-klik”, tetapi juga ada skema pembayaran iklan dimana “anda bayar jika iklan anda muncul seribu kali, walaupun tidak sampai seribu kali iklan anda di-klik". Marketing bukan hanya soal berapa uang yang didapat. Tetapi juga seberapa kenal masyarakat mengenal anda, bagaimana cara anda memperlakukan calon pelanggan atau pelanggan anda

Contact us : 021 - 50265628 | info@erudite-indonesia.com

Type of Marketing

  • Digital Marketing

  • Conventional Marketing