Manajemen Proyek
manajemen proyek

Berikut ini adalah tips untuk manajemen proyek / project management:

1. Komunikasi
Untuk proyek dengan jumlah tim kurang dari 5 orang, komunikasi dapat terjadi sepanjang hari secara informal. Untuk jumlah tim lebih dari 5 orang, siapkan waktu untuk beberapa waktu yang mungkin akan membutuhkan beberapa menit untuk membahas perkembangan proyek dan solusi atas masalah yang terjadi. Dan jangan lupa untuk melakukan komunikasi dengan klien, minimal seminggu sekali. Karena jika tidak dilakukan, mereka bisa bertanya-tanya mengenai proyek mereka.

2. Resiko dan masalah
Tidak ada proyek yang sempurna, karena selalu akan ada resiko dan masalah. Yang paling penting adalah segera mengatasinya dan bukan menundanya atau membiarkannya.

3. Persyaratan
Selalu pastikan seluruh persyaratan yang dibutuhkan dari awal proyek, jangan sampai baru ditetapkan pada akhir proyek. Deskripikan apa saja persyaratan yang memiliki prioritas tinggi hingga persyaratan di tingkat detail.

4. Perencanaan
Apapun metodologi pengerjaan proyek yang digunakan, metodologi tersebut harus diketahui dan disepakati bersama, termasuk oleh klien.

5. Sumber daya
Kelompokkan semua sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya yang berwujud seperti tempat kerja atau sumber daya yang tak berwujud seperti keahlian yang dimiliki oleh tim. Pastikan adanya konsistensi ketersediaan semua sumber daya tersebut.

6. Desain
Dokumentasikan semua proses desain yang terjadi dan selalu melakukan review atas dokumen tersebut. Tambahkan keterangan pada tahapan yang kompleks atau memiliki resiko tinggi.

7. Pengembangan
Anda bisa melakukan pengembangan mulai dari bagian yang kecil, setelah proses pengerjaan proyek sudah disetujui oleh klien untuk dimulai. Bersamaan dengan itu, juga dapat dilakukan proses pemenuhan persyaratan untuk pengembangan bagian proyek yang lebih kompleks.

8. Ekspektasi
Apapun ukuran proyek, proyek kecil atau proyek kompleks, pastikan untuk memberitahu kepada klien mengenai kondisi proyek agar mereka dapat mengatur ekspektasi mereka, seperti kapan proyek ini akan selesai, apa dampak yang dihasilkan oleh proyek ini, apa yang tidak bisa dilakukan oleh hasil dari proyek ini, dan lain-lain.

9. Testing
Selalu lakukan testing, walaupun pada saat proses pengembangan dan diskusikan dengan tim mengenai solusi atas masalah yang muncul. Selain itu, pastikan ada waktu testing secara keseluruhan di akhir jadwal pengembangan proyek.

10. Implementasi
Jika ukuran proyek yang akan diimplementasikan termasuk besar, anda bisa melakukan implementasi sebagian, baik itu per modul atau per departemen. Sertakan dokumen yang menjelaskan mengenai proyek agar pengguna bisa dengan mudah mendapatkan manfaat dari hasil proyek.

11. Post-Implementasi
Selalu siap untuk mengatasi masalah yang mungkin muncul setelah implementasi dan tetap teruskan komunikasi dengan klien.

Contact us : 021 - 50265628 | info@erudite-indonesia.com

Kesimpulan

  • Komunikasi

  • Resiko dan Masalah

  • Persyaratan

  • Perencanaan

  • Sumber Daya

  • Desain

  • Pengembangan

  • Ekspektasi

  • Testing

  • Implementasi

  • Post-Implementasi