Sistem Informasi Manajemen
sistem informasi manajemen

Seiring dengan perjalanan dan perkembangan suatu bisnis, maka kapasitas data yang dihasilkan juga akan semakin banyak secara otomatis, seperti data peminat atau calon pelanggan, pelanggan, transaksi atau proyek, karyawan, supplier, dan lain-lain. Sekumpulan besar data tersebut menjadi tidak berguna atau tidak mengandung arti apapun jika belum diproses menjadi informasi. Apalagi jika data-data tersebut tidak disusun dengan rapi dan tidak dimasukkan dengan lengkap.

Oleh karena itu, Sistem Informasi Manajemen atau Management Information System menjadi hal yang penting untuk dimiliki oleh perusahaan. Salah satu fungsi Sistem Informasi Manajemen adalah mengumpulkan semua data dan memproses data-data tersebut, sehingga menghasilkan informasi yang berguna, dimana kategori informasi tersebut adalah informasi yang telah diputuskan berguna untuk berbagai tujuan strategis, seperti bahan evaluasi atau pembelajaran, pijakan untuk melakukan ramalan atau forecasting, dan lain-lain.

Contoh praktis dari penerapan Sistem Informasi Manajemen adalah mengetahui bulan-bulan apa saja dalam setahun yang merupakan bulan dimana total penjualan tertinggi terjadi. Sehingga proses marketing atau pemasaran dapat dilakukan beberapa saat sebelum masuk ke bulan-bulan tersebut, bahkan budget atau alokasi dana untuk marketing atau pemasaran dapat ditentukan dengan mudah karena target penjualan juga dapat ditentukan dengan mudah. Semua informasi tersebut merupakan pengolahan yang dilakukan Sistem Informasi Manajemen pernah dilakukan. Contoh praktis lainnya dari Sistem Informasi Manajemen adalah mengetahui kinerja karyawan, peningkatan produktivitas dan efisiensi proses produksi, menjaga hubungan baik dengan pelanggan, dan lain-lain.

Setelah Sistem Informasi Manajemen menghasilkan beberapa informasi yang berguna, tentu saja informasi-informasi tersebut harus didistribusikan kepada orang yang tepat, sehingga hanya pihak-pihak yang berkepentingan yang bisa mengakses informasi tersebut dan pihak yang tidak berkepentingan tidak memiliki akses informasi tersebut. Bahkan pihak yang melakukan input data dapat tidak bisa mengakses informasi yang merupakan hasil dari pengolahan data yang diinput tersebut. Selain itu, tujuannya adalah agar tidak terjadi kebanjiran informasi yang tidak berguna, karena satu informasi bisa berguna untuk satu tetapi bisa jadi informasi tersebut tidak berguna bagi pihak yang lain.

Sistem Informasi Manajemen terdiri dari beberapa sistem informasi yang terkait dengan beberapa department atau bagian, seperti Human Resources Information System, Customer Relationship Management, Project Management, Point of Sales, dan lain-lain. Karena Sistem Informasi Manajemen adalah sistem lintas bagian atau department dari suatu perusahaan, maka sistem tersebut harus terintegrasi dengan baik, sehingga alur dan tempat penyimpanan data tidak berantakan dan duplikasi atau bahkan mempunyai potensi pencurian dan kehilangan yang tinggi. Dengan proses pengembangan Sistem Informasi Manajemen yang terintegrasi, maka ketika suatu informasi diperlukan, maka informasi tersebut dapat diakses dengan cepat dan tepat, sehingga proses pengambilan keputusan bisa segera dilakukan.

Contact us : 021 - 50265628 | info@erudite-indonesia.com

Example of Information Management System

  • Point of Sales

  • Customer Relationship Management

  • Human Resources Information Management

  • Accounting Information System

  • Project Management System