Membangun Bisnis Startup Indonesia
startup indonesia

Membangun bisnis startup sama seperti naik rollercoaster, keduanya sama-sama menakutkan sekaligus menyenangkan. Jadi anda ingin membangun bisnis startup?

Yang pertama anda butuhkan adalah ide. Sebagian besar ide yang bagus muncul karena masalah yang terjadi di dalam kehidupan sehari-hari dan akhirnya proses pencarian solusi atas masalah tersebut mulai dilakukan.

Setelah anda mendapat ide yang bagus, yang harus anda lakukan adalah berhenti dan bertanya kepada diri anda sendiri : apakah anda memiliki minat yang besar terhadap masalah ini? Apakah anda mau membantu orang lain dalam masalah ini untuk beberapa tahun ke depan? Anda harus tahu bahwa membutuhkan waktu yang cukup lama untuk menjalankan dan membangun perusahaan yang sukses. Anda akan menemukan waktu kerja yang membosankan atau berulang dan beban kerja yang jauh lebih besar yang biasa anda alami. Betul, memang akan ada saat-saat menyenangkan, tetapi itu hanya terjadi dalam jangka waktu yang pendek dan tidak terjadi dalam periode waktu yang tetap. Jika anda menemukan bahwa jalan tersebut tidak cocok bagi anda, sebaiknya anda berpikir untuk tidak melanjutkan membangun bisnis startup. Anda akan menyelamatkan masa kerja produktif anda dan uang yang akan terbuang percuma. Tetapi jika anda suka untuk menyelesaikan masalah tersebut dan mempunyai pengetahuan yang cukup, maka anda akan menjalani masa-masa yang menyenangkan. Jika anda berhasil, anda bukan hanya menambah tabungan saja, tetapi juga turut memberikan sumbangan positif bagi dunia.

Hal berikutnya yang anda lakukan adalah menguji ide anda. Dimulai dari pembuatan website: anda bisa mengerjakan sendiri atau menggunakan jasa orang lain, membuat dari nol atau menggunakan template, menggunakan hosting gratis atau berbayar. Yang terpenting pastikan terdapat penjelasan mengenai produk anda. Setelah itu, undang kenalan anda yang merupakan pelanggan potensial anda untuk mengunjungi website tersebut dan tanyakan pendapat mereka: apakah mereka dapat mengerti dengan jelas apa dan fungsi produk yang anda tawarkan? apakah mereka dapat dengan mudah untuk melakukan proses transaksi? Jika calon pelanggan potensial anda mengerti dengan jelas apa yang anda tawarkan dan tidak masalah untuk mengeluarkan sejumlah uang untuk mendapatkannya, maka anda berada di jalur yang benar.

Tahap selanjutnya adalah membuat produk minimum, dimana produk ini adalah produk sederhana yang bertujuan untuk mengatasi masalah dasar. Banyak perusahaan sukses yang mulai dari hal-hal sederhana: ada forum online yang awalnya menggunakan cms forum gratisan dan akhirnya setelah sukses mengembangkan cms forum sendiri, ada web ecommerce sukses yang pada awalnya tidak menggunakan sistem payment getaway, ada pengusaha sukses yang memulai usaha penjualannya dimulai dari media sosial, dan masih banyak contoh yang lain. Produk minimum ini bertujuan untuk memastikan bahwa ada orang yang rela untuk mengeluarkan uang untuk menggunakan produk anda.

Setelah produk anda sudah diterima oleh pasar, maka tiba saatnya bagi anda untuk membentuk tim. Pilihannya anda bisa mempekerjakan karyawan atau mencari co-founder. Karyawan biasanya mengharapkan ada gaji tetap setiap bulan, sedangkan co-founder biasanya tidak masalah jika menerima pemasukan yang kecil hingga bisnis startup anda break even atau mencapai titik impas. Jika bisnis startup anda sukses, biasanya co-founder akan meminta bagian keutungan sekitar 30-50%. Keuntungannya jika anda memiliki co-founder adalah anda bisa berbagi beban bisnis dan menemani dalam pertualangan bisnis ini. Anda harus sangat serius ketika memilih co-founder, mungkin sama seriusnya ketika anda memilih pasangan hidup, karena anda akan bekerja bersama dia selama beberapa tahun ke depan. Jangan sampai terjadi hal-hal yang sebetulnya kurang penting yang akhirnya menjadi masalah besar dan menempatkankan bisnis startup menjadi di posisi yang berbahaya.

Setelah anda menetapkan seberapa besar tim anda, hal selanjutnya yang anda lakukan adalah menghitung biaya tetap yang harus dikeluarkan setiap bulan: gaji, sewa tempat, listrik / air / telepon, marketing, hosting, sambungan internet, dan lain-lain.

Hal selanjutnya yang anda lakukan adalah menentukan harga produk anda. Ada skema yang saat ini banyak dilakukan bisnis startup yaitu freemium, dimana pelanggan akan mendapatkan produk minimum secara gratis untuk mencoba terlebih dahulu dan mereka akan dikenakan biaya jika ingin menambah fasilitas yang lain. Saya lebih suka jika pelanggan mulai membayar pada saat pertama kali mencoba. Selain karena kita bisa memberikan fasilitas yang lebih lengkap untuk mengatasi masalah mereka secara tuntas, hal ini juga dapat menumbuhkan kepercayaan pelanggan atas produk kita dan akhirnya tercipta hubungan yang erat. Pengguna yang mendapatkan sesuatu secara gratis, biasanya akan lebih mudah untuk membuang karena tidak adanya keterikatan. Hal yang paling penting adalah menetapkan harga yang paling pantas untuk produk yang anda tawarkan. Anda bisa melakukan percobaan penetapan harga, tetapi jangan lupa terus untuk terus melakukan pemantauan terhadap konversi.

Q: bagaimana cara saya menentukan sebaiknya mencari pendanaan investor atau menggunakan uang pribadi untuk bisnis startup?
A: jika anda baru mulai dan ingin membuktikan keberhasilan ide bisnis baru, sebaiknya anda mendanai diri sendiri. Saat ini sudah banyak provider hosting menawarkan paket gratis untuk pemula, seperti Microsoft's BizSpark, Amazon's AWS Activate, Cloud Platform for Startups dari Google. Jaga biaya operasional tetap rendah dan pengembangan bisnis secara konsisten. Pada saat ide bisnis anda sudah mulai menampilkan pertumbuhan positif dan dapat diukur dari sudah menghasilkan pendapatan, jika anda ingin pertumbuhan yang lebih cepat, anda bisa mulai mencari pendanaan invesyor. Ketika anda mempunyai bukti bahwa ide bisnis anda diterima oleh pasar, maka anda mempunyai posisi tawar yang lebih baik dalam negosiasi. Selain itu, anda juga harus menentukan tujuan yang jelas untuk bisnis startup anda. Jika anda ingin kontrol penuh untuk setiap tahap pertumbuhan bisnis startup anda, maka anda harus mendanai diri sendiri. Tetapi jangan khawatir, pendanaan bisnis startup dari pribadi tetap dapat menghasilkan bisnis yang besar dan sukses.

Q: bagaimana cara saya menemukan karyawan pertama saya?
A: anda bisa bergabung dalam suatu komunitas lokal dan mengikuti acara-acara yang diadakan. Usahakan berkenalan dengan semua orang di dalam komunitas tersebut dan ceritakan bisnis apa yang sedang anda jalankan. Jika ada yang cocok dengan anda dan merasa lebih nyaman bekerjasama dengan anda daripada perusahaan tempat bekerja sekarang, mereka bisa menjadi anggota tim awal untuk bisnis anda. Ide lain adalah menemukan karyawan freelancer yang cocok dengan anda dan berikan sebagian besar proyek hanya kepada dia, sehingga dia tertarik untuk full-time di bisnis anda pada akhirnya. Ide lain adalah bangun reputasi yang baik di bisnis anda. Sehingga walaupun anda menjalankan proses pencarian pegawai secara tradisional seperti posting iklan lowongan kerja, hasil yang didapatkan akan lebih baik karena banyak orang yang sudah mengetahui bisnis anda dan tertarik untuk bergabung.

Contact us : 021 - 50265628 | info@erudite-indonesia.com